Tags

[recent]

Recent Post

3/recentposts

Bukan Jadi Penulis! Tapi jadi berbeda

Posting Komentar


freepik.com



Di bio profil instagram dengan sadar kutulis blogger. Secara tidak langsung artinya memilih jalan menjadi blogger, walau masih dibilang low banget pengetahuan dalam blogging, masa bodo yang penting nulis aja. Memilih mencurahkan kritikan, isi hati melalui tulisan adalah sebuah kesunyian yang cukup unik. Pasalnya, memilih jalan menulis walaupun sebelumnya tidak ada keinginan untuk jadi penulis cukup membuat semangat ini menjadi biasa aja dalam menulis. Tapi semakin kesini, jika sudah memutuskan suatu keinginan hendaklah dijalankan dengan sepenuh hati agar waktu yang digunakan tidak sia-sia. 

Walapun pada perjalanan dan kenyataan kerap kali, melupakan kewajiban seorang blogger yang harus tetap menjaga konsisten menulis. Kadang alasan penat pekerjaan diluar rumah, capek jagain warung tua dan lebih memilih tidak menulis aja. Kalau ditanya, apa nggak ada rasa bersalah begitu? Ya ada sih, pengen jadi blogger kok malas nulis. 

baca juga: (sudut renungan) Bahagiakan Mereka! Selagi Masih Ada

Untuk menunjang ilmu yang cukup low ini, harus rajin-rajin cari informasi tentang dunia yang ingin sekali kita pelajari terutama dunia blogger yang sedang aku perdalam. Bergabung di grup facebook, masuk link WAG, meskipun kadang anggota udah pro sekali baik dalam tulisan, bahkan desain blog terutama coding. Kalau bahkan grup yang sering ku masuki kadang malah banyak anggota emak-emak bayangin aja, udah punya aja produktif banget. Apalah hamba ini, masih kaleng-keleng bekas. Tapi ya kembali lagi ke niat untuk belajar. Hingga pada suatu ketika saya bertemu dengan komunitas bernama (ODOP) One Day One Post, sepemahaman saya bahwa fokus komunitas tersebut adalah saling belajar, melatih konsisten untuk menciptakan manusia yang produktif sekalian juga menumbuhkan jiwa-jiwa peduli dengan teman-teman yang masih newbie dalam menulis. Karena penasaran aku follow juga akun isntagram.

Membaca dari testimoni yang sudah menjadi anggota ODOP, banyak sekali ilmu pengalaman yang didapat bahkan dari snap instagram sering kali memberikan ucapan kepada anggotanya yang tulisannya sudah terbit di media. Uwaaw amazing bukan konsistennya. Nah maka dari ingin sekali agar bisa bergabung menjadi anggota ODOP. Pertama mendaftar, mendapat challenge menulis setiap hari selama 30 hari di instagaram bertepatan dengan bulan puasa. Aku kira gampang aja gitu, eh ternyata tumbang. Kedua kalinya mendaftar, masih sama juga harus mengikuti challenge 30 hari menulis konsisten di instagram, berharap sekali bisa lolos eh nyatanya tidak semuda itu godaan menulis tidak sanggup kutolak, ujungnya gagal juga hehe. Dan alhamdulillah sekarang aku bisa mendaftar lagi yeayy. Aku berharap bisa konsisten sampai babak akhir nanti, entah kapan itu. untuk itu diperlukan rules untuk diriku agar mampu dan bersabar menyelesaikan sampai final nanti diantaranya

freepik.com
 

Memperhatikan jam menulis, semua orang memiliki waktu yang sama yakni 24 jam sehari, tidak ada perbedaan antara mereka yang rajin memiliki waktu lebih banyak daripada mereka yang biasa aja. Jika keputusan sudah diambil, apapun pekerjaanmu tidak menjadi alasan untuk menunda menulis. Kesibukanku dimulai dari pukul 07.00-12.00 siang, ada jam kosong 2 jam sebelum kegiatan selanjutnya kugunakan unuk menulis. Jelas dalam waktu dua tulisan pasti belum tuntas. Sisa tulisan nanti akan dilanjut pukul 09.00 malam nanti setelah pekerjaan diluar, di rumah kelar. Baru deh sekitar pukul 11.00 malam tulisan selesai baru bisa diposting.

Jam teryaman itu memang dimulai dari pukul 09.00 malam, hening, tidak ada suara, tidak ada yang ganggu, jadinya apa yang mau ditulis bisa nyaman di jari-jari tangan. Menulis di sela-sela jam siang hari itu juga sangat membantu sekali, karena kalau tidak dibuat seperti satu tulisan tidak akan rampung jika dikerjalan mulai jam 09.00 malam. 

baca juga: Begini Jadinya Kalau Ngelamun Saat Berkendara

freepik.com


 

Membaca dan memahami aturan yang sudah share jadi salah satu poin untuk tetap betahan, tidak gampang gugur ditengah jalan. Membaca tidak cukup sekali kalau aku hehe, habis dibaca aturan harus di pin atau di jadikan pintasan beranda handphone biar nggak sampai kelupaan. Terutama aturan batas pengumpulan tulisan, sering banget tidak nyimak ujung-ujungnya kelewatan juga. Untuk pesan untuk diriku sendiri, tiap hari meluangkan waktu untuk membaca chat penting dari pada suhu di WAG ODOP. 

 

pixabay.com


 

Menulis aja dulu. Bingung mau mengawali tulisan seperti apa? tulis aja apa yang lagi dipikirkan. Kalau fikiran lagi fresh oke aja diajak nulis, nah pas lagi buntu-buntunya fikiran tentunya tidak semudah itu ferguso. cara yang kulakukan sebelum mulai menulis adalah sudah ada bahan tentunya di coretan kertas gitu, karena ide tidak selalu muncul pas di depan laptop. Di sela-sela kegiatan, tiba-tiba ide muncul langsung di tulis entah di sobekan kertas, kalau aku tulisnya sering di memo HP.

Kadang ide munculnya tidk sopan banget, lagi naik motor eh taunya muncul. Ya kan malas nulis, walau tinggal nulis di HP aja wkwk. Niat hati mau ditulis nanti kalau pas sampai tujuan, eh pas sudah sampai udah deh lupa lenyap sudah.

Aku tipikal orang menulis di word dulu, walaupun itu untuk upload di blog pribadi, maklum biar hemat waktu dan kuota. Setelah tulisan siap, baru dipindahkan di postingan blog.

Semoga di challenge ketiga ini, bisa bertemu di babak akhir dan tidak tumbang ditengah jalan. 

Salam😝

Alfimanzila

Reactions
lylamanzila
Assalamua'alaikum Halo saya Alfimanzila Orang asli Sidoarjo Email: lylamanzila97@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar