[recent]

Recent Post

3/recentposts

10 November Diperingati lewat Drama Gelora Juang dan Cultural Heritage Fashion Show

13 komentar


10 November identik dengan perjuangan Bung Karno di Surabaya, peristiwa perobekan bendera berwarna biru oleh arek-arek Suroboyo.  Semangat arek-arek Suroboyo melawan para penjajah patutlah dijadikan contoh berakhlak dalam kebiasaan sehari. Berani melawan ketidakbenaran, ketidakadilan sampai rela mati dibedil demi menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia.

Setelah sekian puluh tahun peristiwa bersejarah itu terlewat, bukan artinya generasi sekarang melupakan. Justru mereka para pahlawan harus dikenang jasa mereka memborbardir bangsa penjajah. Salah satunya dengan kembali menghadirkan drama perjuangan arek-arek Suroboyo. 

Pertunjukan drama dibuka dengan pembawaan bendera putih oleh pasukan pengibar bendera imut-imut hehe. Kronologi perjuangan arek-arek Suroboyo dimulai, masyarakat pribumi menjalani kehidupan sebagai petani mencangkul padi di sawah sedangkan Ibu-ibu mengayak beras di nampan. 

Suasana pun berubah disaat para noni Belanda dan pasukannya datang melakukan penjarahan pada warga pribumi. Warga pribumi bertarung habis-habisan demi menyelamatkan kehidupan bangsa Indonesia.


Disinilah peran Bung Tomo hadir, memacu, menggerakkan semangat arek-arek Suroboyo agar tidak gentar melawan penjajahan setelah kemerdekaan dikumandangkan. Atas izin Allah, arek-arek Suroboyo berhasil menumpas habis termasuk brigadir jenderal mallaby. 

Drama diakhiri dengan semua pemain berkumpul menyanyikan lagu kemerdekaan riang dan gembira. 

Diakhir acara diumumkan pemenang lomba kostum baju adat profesi terbaik sesuia jenjang. Termasuk pemeran drama ter epik juga diberi penghargaan. 

Sebelum acara drama sesi fashion show lebih dulu dilakukan, masing-masing siswa berpose ala-ala catwalk di karpet merah, bedanya ini versi anak-anak imut memakai baju profesi dan baju adat. 

Anak-anak kelas 1 dan kelas 2 memakai baju adat bersanggul plus pakai hijab betapa imutnya. Sedangkan kelas 3, 4, 5, 6 memakai baju profesi dari mulai polisi, tentara, astronot, pak haji, dokter, pilot, pelaut, pramugari.

Itu masih kelas 2 belum kelas lainnya hehe

Acara semakin seru saat pengumuman pemenang lomba fashion show. Antusias mereka tidak bisa dibendung untuk mengenai siapa saja yang menjadi juara.

Dengan memperingati 10 November anak-anak generasi tidak lupa akan sejarah perjuangan para pahlawan dulu yang mati-matian membela tanah air. Dan sekarang tugas kita sebagai penerus untuk menjaga, melestarikan perjuangan sekaligus meneruskan perjuangan para pahlawan melalui semangat belajar.





 

lylamanzila
Assalamua'alaikum Halo saya Alfimanzila Orang asli Sidoarjo Email: lylamanzila97@gmail.com

Related Posts

There is no other posts in this category.

13 komentar

  1. Whenever I read your articles, I like it very much, you keep writing articles like this.< a h r e f = "https://www.shailenders.com/2021/11/5-creative-ways-to-find-job-in-hindi.html" > Learn In An Easy Way < / a >

    BalasHapus
  2. Sudah lama enggak nonton seperti ini. Jadi pengen lihat lagi tahun depan. Semoga sudah aman Corona.

    BalasHapus
  3. Wah, keren banget ini Drama Gelora Juang dan Culture Heritage Fashion Show dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November. Salut untuk idenya, membuat anak-anak sebagai generasi penerus tidak lupa akan sejarah perjuangan para pahlawan yang dulu mati-matian membela tanah air tercinta

    BalasHapus
  4. Liat anak-anak ini jadi teringat akan aktivitas aku semasa SMA kak. Tergabung di teater membuat setiap 10 November selalu ada penampilan drama. Seru karena satu sekolah harus melihat kami apapun ceritanya.. hihihi

    BalasHapus
  5. Ide bikin Drama Gelora Juang dan Cultural Heritage Fashion Show ini keren. Ada tontonan yang bikin bersemangat.

    BalasHapus
  6. Keren banget acaranya kak,, selain nambah jiwa nasionalis anak2 bisa juga menambah kreatifitasnya... Skira acara yg yang kayak gini sudah gak ada jaman milineal kayak sekarang,,

    BalasHapus
  7. Di awal mba zila nulisnya perjuangan bung karno...
    agak berkerut de kening saya hehehe
    Ternyata di tulisan selanjutnya sudah benar berganti jadi Bung Tomo....
    Saya suka sejarah, dan suka baca dan lihat bagaimana orang-orang memperingati hari-hari besar bersejarah bangsa kita.

    BalasHapus
  8. Masih ada ya drama tetrikl seperti ini disekolah2 ..bagus nih mengajarkan nilai semangat juang buat anak murud..sekaligus belajar sejarah yang faktual ya krna sambil bermain peran

    BalasHapus
  9. wah keren masih ada pentas drama tetrikal begini di sekolah ya, jadi kangen liat-liat pentas begini, seru

    BalasHapus
  10. Wah seru banget, paling senang kalau ada pentas drama di sekolahan. Beberapa waktu lalu di sekolah anak juga ada pentas2 drama begini...

    BalasHapus
  11. Terkenal bangat nih Brigjen Mallaby, jenderal Inggris yang tewas di pertempuran Surabaya. Seru banget pasti dibikinin drama anak, parodi, dan lomba kostum untuk memperingati Hari Pahlawan ya mba. Lucu banget lihat mereka pakai pakaian tradisional begitu di foto.

    BalasHapus
  12. masyaAllah seru ya mba kayaknya iniii. kangenn sama acara2 kayak gini iniii <3 mudah2an tahun depan di sini sudah ada heritage show juga kayak gini

    BalasHapus
  13. Dengan kegiatan begini melatih anak-anak juga pastinya ya kan,mba. Begini kreatifitas dan keberanian terasah sih. Merek berani tampil dan berusaha jadi yang terbaik nih.

    BalasHapus

Posting Komentar