Beberapa Style Berkendara Terutama Kaum Perempuan, Apakah Kamu Termasuk?


jasa raharja

Menggunakan sepatu hak tinggi. Menjadi hal biasa, kalau tipe kaum hawa erat kaitannya dengan high heel. Entah itu untuk sebuah pekerjaan, acara pesta, nikahan, guru, bahkan acara wisuda. Jika kendaraan sepeda motor yang dipunya ya, apa mau dikata berangkat kerja harus pakai high heel ya udah jalanin aja. Ya kalau motornya matic, tempat sandaran kakinya luas, nah bisa dibayangkan kalau naik high hils terus motornya bebek. Uwaw yang melihat pun igit-igit alias gigi jari. “kok bisa ya?”. 

Apa ada yang salah menggunakan high heel saat mengendarai motor bebek?, bukan salah sebenarnya, lebih kurang safety aja sih. Buat kalian yang bukan ahlinya mengendarai motor bebek menggunakan high heel please jangan coba-coba!, takutnya akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jika pekerjaan atau kegiatan kalian menuntut menggunakan high heel, akan lebih baik, pas berangkat pakai sandal jepit dulu, kemudian setelah sampai lokasi baru deh dipakai high heels nya. Nah kan lebih safety kalau begitu. “Ribet deh!”. Ya memang, 

 


Menggunakan jaket kebalik. Pakai jaket resletingnya ada dibelakang, sengaja dibalik emang. Soalnya kalau jaket dipakai kayak biasanya walaupun udah di tutupin resletingnya anginnya tetap masuk wkwkw, itu opini mereka. Kalau ditanya setuju kah? Bisa iya bisa tidak, kalau kita analisa pakai jaket dibalik pas naik motor bukannya ruang gerak tangan malah terbatas daripada jaket yang nggak kebalik?.

“Nggak hanya kaum perempuan aja kok, kaum laki-laki juga banyak kok?”. Iya, tapi masih sering dijumpai ketika dijalan adalah kaum perempuan, nggak bisa ngelak hehe.

Emang sih kalau sudah masuk jalan raya, nggak usah kebanyakan gaya, pakai sesuatu yang wajar-wajar aja, disamping untuk safety diri sendiri juga untuk orang yang ada disekitar kita saat berkendara. 

 

travel.tribunnews.com


Menyetir stang motor dengan tangan terbalik. Hadudu siapa nih yang pernah melakukan atraksi ini? Pasti kaum hawa, karena takut punggung tangannya gosong karena lupa nggak bawa sarung tangan atau kalau nggak gitu dikira nggak bakal panas pas mau pergi eh ternyata panas poll ditengah perjalanan yaudah deh nyetir motor dengan tangan terbalik wkwk.

Tapi tahukan kalian bahayanya nyetir dengan tangan terbalik, gas motor bisa tidak terkontrol dengan baik dan bisa menyebabkan kecelakan. Wah ngeri kan tuh. Terus gimana dong? Apa harus membiarkan tangan ini kepanasan kemudian gosong dan berakhir belang deh haha. Ya, mau gimana lagi, makanya kita harus sedia payung sebelum hujan, artinya selalu siapin sarung tangan di jok motor biar nggak kelupaan. Dan jangan lupa sarung tangan di cuci tiap minggu untuk menjaga kebersihan dari debu jalanan.

 

bombastic.com


Menggunakan rok maxi alias lebar. Pecinta rok plisket maxi, gamis model maxi, rok model payung please deh pasti pernah diantara kalian kaum hawa rok bagian samping atau belakang berlubang kayak habis kebakar gitu. Aku banget itu, dan lumayan sering hehe. Lupa kalau lagi pakai rok model payung, naik motor tanpa dilipet dulu, asal naik aja, eh pas sampai lokasi dibilangi temen

“Eh rok kamu bolong tuh!”. Lah iya kah, duh malu banget kan tuh.

Perlu waspada dan berhati-hati dengan busana yang kita pakai saat ada yang berkendara. Untung aja kalau hanya kebakar terus bolong sedikit, lah gimana jadinya kalau udah nyrimpet di mesin sepeda motor? Auto jatuh tiba-tiba pengendara motornya, kan ngeri melihatnya. 

 

kicaupalembang.com

 

Dibonceng duduknya miring, kaki yang dibonceng melebihi space belum lagi roknya menjuntai, belum lagi kalau yang dinaiki motor bebek, pas sudah lalainya kalau tidak teliti bisa masuk di rantai sepeda. Kaum perempuan yang dalam keadaan mengharuskan menggunakan rok sepan atau rok payung, bedanya disini dengan yang diatas tadi adalah  disini posisinya penumpang alias ada yang mbonceng.

Terus gimana dong, ya kali kalau pakai rok sepan atau payung nggak boleh dibonceng naik motor sih? Ya nggak gitu juga dong. Tentu dengan protokol keamanan berkendara, tidak boleh lalai, kalau perlu dipegangi roknya biar nggak masuk di ban sepeda. Artinya harus siap soroh alias repot kalau nggak mau terjadi sesuai yang tidak diinginkan.

 

haeuy.com


Sein kanan belok kiri. Rahasia umum ini, sering dijumpai kaum emak-emak kalau dijalanan, tapi kalo mengelak kaum laki-laki juga ada. Pernah waktu itu aku naik motor sendirian ada di lajur sebelah kiri dengan kecepatan sekitar 30 km/jam. Tiba tiba ada ibu bonceng anaknya di depan umurnya sekitaran masih TK nyalip. Kulihat lampu sein menyala sebelah kanan, nah 10 meter kemudian itu akan bertemu dengan belokan di kiri jalan artinya kalau lampu sein kiri belok kiri dong. Aku masih mengendarai motor dengan santai dong, posisi ibu itu masih ada di depan. Karena rute jalanku lurus, ya lurus aja dan dalam pikiran pasti sein lampu ibu itu lupa dimatikan. Tiba-tiba langsung belok kiri gitu aja hampir aku serempet bemper belakang buffffttth. Gimana perasaan kalian gaes itu nggak sekali dua kali loh ya?.

Muncul deh backsound ku menangis membayangkan seketika seperti merasa ditindas seseorang sikap kita huhu wkwk. Kejadian sein kanaan belok kiri, seperti sudah menjadi hal lumrah terutama kaum emak-emak.

Buta arah dan buta warna. Maksudnya apa ya? naik tapi matanya buta? Bukan maksudnya tidak mengindahkan aturan berlalu lintas misalnya sudah mengeri kalau traffic light nyalanya kuning artinya hati-hati bukan malah menambah kecepatan motor supaya nggak kebagian lampu merah, bisa jadi ternyata saat beberap jarak setelah melewati lampu TL sudah berubah merah dan dari lawan arah sudah nyerang duluan, kan fatal jadinya.

Butah arah, sudah mengerti kalau di jalur tersebut tidak boleh putar balik, masih aja ada pengendara bersikap bodo amat. Alasannya pasti sama kok

“terlalu jauh putar baliknya, keburu ketinggalan”.

Kemudian ada yang jawab “Kalau nggak mau ketinggalan, berangkat kemarin mas”. 

 

edorusyanto.wordpress.com


Melawan arus, karena malas mengikuti jalur. Siapa nih yang belum pernah lawan arus? Coba angkat tangan kalian dong. Applause deh buat kalian yang taat aturan lalu lintas. Berkendara di jalan raya memang sangat diperlukan kepala dingin, tidak mudah terpancing emosi.

Saya mau belok di gang itu, tapi kejauhan kalau harus cari putar balik ke sana dulu, mending lawan arus saja sedikit terus sampai. Lumaya bisa hemat bensin dan waktu.

Kalau mau dibandingkan lebih sayang mana uang atau nyawa sendiri.  Gitu aja, buktinya kalau lawan arus masih aman-aman aja, artinya belum kena hari apes aja. Ntar kalau pas waktunya, kena tilang deh pak Polisi. 

 

otomania.com

Ibu-ibu yang dibonceng bajunya masyaallah, tidak diduduki akibatnya menutupi lampu sein. Pakai kerudung sepanjang apapun tentu boleh, tapi juga perlu memperhatikan kamanan berkendara. Harusnya memang sudah paham, kalau kerudungnya panjang dan posisi dibonceng suami, mbok ya kerudungnya di duduki biar biar lampu rem dan sein tidak ketutupan dan pengendara yang berada dibelakang pandangannya tidak digantungan. “ini mau mau belok apa tidak ya ni orang?”.

Beberapa list kejadian diatas adalah ril terjadi di sekitar kita, sudah seharusnya menjadi pelajaran bagi kita semua. Kalau misalnya, pastinya bakal kejadian deh coba deh kita ingatkan mereka pas berkendara. Kamu nyaman, diriku pun aman. Kamu selamat hati ku pun ikutan hanga eakk.

Salam lalu lintas kawan🚗

 

Alfimanzila

#ODOP8

#DAY1

 

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

1 Comments: