SELAMAT DATANG SOBAT

SELAMAT DATANG SOBAT... SEMOGA TULISAN INI BERMANFAAT, MELEMBUTKAN HATI DAN PIKIRAN KALIAN, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DI KOLOM KOMENTAR OKEH:)

Netijen Introvert Buka Suara Soal Postingan

Ini teman SMA ku, udah nikah sekarang sekarang lagi buatin sarapan suaminya

Smartphone menjadi benda paling dicari-cari kaum jaman sekarang. Dari balita, anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua semua megang smartphone sendiri-sendiri. Alhasil perkumpulan secara nyata perlahan-perlahan mulai beralih di dunia maya. Dari mulai grup di line, whatsapp grup dsb. Gaya hidup pun ikut beramai-ramai memamerkan eksistensinya kepada manusia, yang dulunya pamer bisa jalan didepan rumahnya doang. Eh sekarang cukup bikin postingan atau status di media sosial. Udah deh, meledak-ledak tuh hati dan pikiran. 

Kadang gitu, saya sebagai pengguna media sosial, juga tidak luput untuk menyaksikan status orang-orang. ya padahal gak seberapa penting juga loh aslinya. Tapi apalah daya, melihat story orang-orang itu ibarat candu, astaghfirullahhaladzim. Padahal jika kita lebih teliti lagi, story di media sosial itu hanya 15 detik. Bisa kalian bayangkan jika saya/kalian melihat story 15 detik kali berapa banyak story orang yang kalian lihat. Berapa waktu yang habis buat melihat story itu. ya kalau bermanfaat, nah kalo sifatnya unfaedah gimana tuh?. 

Nah kali, beberapa deretan story yang bermakna bisa positif dan negatif.


apa ya? cireng kan itu

iya iya lagi punya uang lebih, bisa beli es krim mehong itu


Sarapan/makan siang
Masalah perut adalah masalah krisis kalo nggak segera diberi asupan bisa bikin puyeng kepala. Sebagian orang akan berpikir bahwa makanan yang sehat adalah makanan yang dimasak sendiri di rumah. Sebagian orang lagi juga berpikir bahwa makanan enak tidak harus kita yang masak, tinggal klik pesan antar siap makan deh. 

Yang jadi pertanyaan adalah? Kenapa orang-orang yang suka posting menu makanan pas jam siang ataupun malam, kenapa nggak pas pagi aja? Hayo ada yang tahu silakan comment dibawah. Posting menu hari ini adalah A, B, C, D makanan ditata diatas meja atau tikar. Diantara menu itu ada makanan berkuah. Dalam fikiranku makanan berkuah sebaskom diletakkan di baskom semua emang segitu abis kah? Ntar kalo nggak abis kan ujung-ujungnya harus diangetin lagi di panci. #kokyocekkobermen mencuci perabotan dapurnya.





Ada lagi nih, yang jajannya nggak mau di pinggiran sebutlah jank-jank, MCD, KFC, Richeese, Solaria, Starbuck, Chatime dsb. Nggak afdol kalo di foto langsung post deh jangan lupa ditambkan lokasinya. Dalam pikiran gua, buat apasih kalian ngepost makanan sama lokasinya juga. Emang kamu mau aku nyamperin kamu, atau biar aku ngiler pengen beli jajan itu juga atau kamu mau nyindir seseorang “Nih loh gua mampu beli makanan yang pernah loh makan”. Haduhh manusia-manusia kodrat selalu ingin jadi yang pertama dalam segala hal.

selagi Corona belum menyerang ya mbak


iya iya yang lagi luar kota, makannya nggak nasi pecel hehe


iya ya yang abis gajian makan siangnya tinggal pencet

Lebih kalau gratis ya mbak hehe

Orang tua
Ditinggal seseorang pas lagi sayang-sayangnya itu emang rasanya kayak susah diungkapin memang. Apalagi saat Allah mengambil sosok yang paling berharga di dunia ini. Iya, orang tua. kangen seseorang itu wajar, bukan salah. Yang bikin aku mikir dua kali itu, kalo ada teman yang post foto orang tuanya dengan caption “Allah Sania kangen, semoga nanti bisa berkumpul di surga yang Ayah”. Dalam hatiku ngomong “kalo kangen itu doain setiap selepas sholat, bukan malah loe bikin status”. Memang apa sih dampaknya kalo post lagi kangen seseorang itu? pasti ujung-ujungya hasrat simpati orang untuk membalas story itu deh. Ya kan?. Terus berujung pada currhat atau ghibah in saudara sesama umat sendiri.

iya iya yang sayang banger sama orang tuanya. minta restu gih buat nikah

Semoga nenek nya sehat-sehat ya neng


Foto di kaca mall
Ini nih kelakukan wajib terutama cewek-cewek saat nge mall foto di kaca toko baju. Terus kalo ke bioskop numpang ke kamar mandi nah foto di kaca kamar mandi. Hadehhh. Apa sih faedahnya? Bikin senang aja gitu, karena dirumah nggak bisa foto kayak gini haha. 

Foto di kaca terus wajahnya ditutup pakai layar handphone sambil pakai sling bag, terus smartphonenya iphone buhh. Yang liat story dia mabtin dalam hati “Kayaknya hp nya nggak itu deh, baru lagi nih hp nya”. Tuh kan yang timbul adalah rasa ingin memiliki apa yang dimiliki orang lain. yang harusnya bersyukur eh malah pengen ini pengen itu.

kira-kira beli nggak tuh di tokonya? apa cuman numpang foto doang ye



Anak-anaknya
Buat kalian yang kelahiran 1995, 1996, 1997, 1998 pasti udah biasa dong lihat story teman-teman yang udah halal terus punya baby mungil. Diajak main boomerang dedek bayinya, di videoin pas lagi ketawa-ketawa, terus ditambahin caption “kalau besar jadi anak sholeh-sholehah ya nak” ucapnya. Kujawab dalam hati aamiin. Semoga dedeknya juga diajari mengaji kelaknya nggak Cuma belajar di materi umum. Biar sesuai dengan kalimat “agar jadi anak sholeh-sholehah”. 

Kayaknya dunia ini, harus tahu keadaaanku sekarang tapi nggak boleh sedih-sedih. Yang mewah-mewah orang lain harus tahu, sobat misquin harap minggir dulu. Seakan dunia ini tempat perlombaan manusia untuk menuju garis finish yang tidak jelas kenyataannya. Antar teman bisa bersaing dalam gaya hidup. ketika memang di tidak sanggup menyainginya, dia memilih menutupi dengan cara berbohong. Memang gaya hidup sekarang ditunjang materi, ibadah dengan Tuhan mereka seakan mulai  terlupakan. Yang penting pengakuan duniawi adalah nomor satu. 

Semakin kita mengikuti nafsu demi pengakuan tetangga, semakin hidup tidak berarti tidap harinya. Tidak cukup untuk ini, itu  sebagainya. Kerja sekeras apapun tanpa ada rasa syukur yang mengiringi bias dalam membelanjakan hal. Kadang kita perlu istirahat mengupload rutinitas pribadi agar orang-orang tidak sering mencari tahu kehidupan kita. Akan lebih baik kita ganti postingan itu berupa motivasi hidup sesama muslim, motivasi saling mengingatkan dalam hal ibadah. Story 15 detik tersebut lebih berarti daripada upload hal-hal berlomba dalam materi. 

Pernah melihat tweet di twitter intinya “kalo kamu pengen posting makanan di MCD, jajan di Jank-jank, ke Mall buat nonton ingatlah bagaimana kondisi teman-teman mu nanti yang melihat story bila dia tidak mampu akan semua hal itu”. benar juga itu tweet, mikir dulu sebelum posting. 

“Posting apa yang kamu suka, bukan yang kamu suka” kalimat itu pernah dibuat oleh seseorang entah sumber dari mana. Memang itu media sosial kita, bebas menggunakannya, bukan berarti seenaknya. Apa yang kamu suka bukan berarti orang lain suka, dan kamu juga nggak harus senang atau setuju dengan postingan orang lain. cuman yang perlu digaris bawahi adalah mental seseprang itu punya dampak luar biasa di kehidupan. Dan kamu bisa jadi nggak sanggup merenovasi mental yang udah kacau itu. sepele kan? Itulah hebatnya media sosial bisa membawa manfaat kadang berubah jadi madharat. 

Dulu media sosial tidak menyediakan fitur story, lambat laun mereka menambahknya dari Whatsapp, Instgram bahkan facebook ikutan juga, jangan sampai twitter ikutan juga ampun deh. Beberapa kriteria diatas hanyalah sebagian model status yang ku rangkum dari status teman-teman di media sosial. Rasanya seperti gimana gitu kalau melihat teman posting saling sindir sana sini eh yang kesindir bikin postingan balik hadehh. Seringnya menatap layar handphone dengan berbagai macam aplikasi menurunkan mental untuk rendah hati terhadap sesama. Adakalanya aku, kamu dan kalian membatasi penggunaan media sosial, jikalau tidak bisa kalian bisa mennfollow teman yang barangkali membuat kalian semakin tidak karuan. Ganti dengan me-follow akun-akun yang membangkitkan gairah hati dan pikiran untuk terus kura melangkah ke depan gerbang rumah. Seperti kata musisi Anji “Me-Unfollow orang bukan berarti kita tak suka orangnya, bisa jadi karena tidak sependapat dengan sikapnya kalau masalah temannya kita masih berteman walau tidak di media sosial”. 

Cerdas menggunakan smarthphone, biar nggak Hp nya doang yang cerdas pengguna harus cerdas juga dong. Ambil yang baik, mohon maaf bila ada kata yang menggilas hati dan mata kalian jika ada lebihnya itu hanya milik Allah SWT. Jika kurangnya itu pasti milik manusia, tolong beri komentar.


pada bingung kan? fotoin sandal bertiga gitu heh

nih Mas adek udah bisa masak loh #kodesidoi

#netijen
#kekinian
#bijakmediasosial
#bukanpamer
#postjelekbolehasalfaedah







Tidak ada komentar:

Posting Komentar