SELAMAT DATANG SOBAT

SELAMAT DATANG SOBAT... SEMOGA TULISAN INI BERMANFAAT, MELEMBUTKAN HATI DAN PIKIRAN KALIAN, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DI KOLOM KOMENTAR OKEH:)

Mari Mengenal Dunia Mahasiswa




Suatu kebanggaan tersendiri jika selepas lulus SMA bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Ya perguruan tingggi, seperti  Universitas, Institute, Sekolah Tinggi, Akademi, baik itu dibiayai orang tua atau dengan biaya sendiri melalui masuk kuliah sore biasanya. Dunia perkuliahan tak ayal bak magnet dambaan setiap calon pelajar bukan. Banyak teman-teman memiliki harapan tinggi untuk impian masa depannya, dan itu jalan salah satunya melewati level bernama perguruan tinggi. Alhamdulillah saya termasuk salah satu orang yang diberi amanah oleh Allah bisa merasakan ilmu di bangku kampus. Kesempatan Allah berikan kepada saya untuk belajar ilmu pendidikan di salah satu kampus swasta di Sidoarjo.

Sebelum mengenal dunia mahasiswa sebenarnya, kita awali dengan cuplikan semasa masih SMA, waktu itu bayangannya adalah mahasiswa itu simple no ribet pokoknya, jadi mahasiswa itu pengetahuannya luas sering nongkrong di Cafe-cafe hits lah, apalagi kampusnya negri terkenal jelas, kalo udah mengenakan almamater ciri khas kampus serasa naik satu level kecantikannya, duh jelas deh masa depannya. Intinya kampus itu bagai dunia surga nyata. Karena efek gambaran FTV yang sering menayangkan cerita anak kampus identik cinta-cintaan, ke kampus bawa tas tangan satu yang kalo dari kejauhan keliatan kayak nggak ada isinya. Di FTV itu juga kalau anak kampus itu jarang dapat tugas berat, dan yang dominan masalah percintaannya. Kan jadinya bayanganku  tentang dunia kampus itu gampang , fine-fine aja. 


Semua bayangan awal tentang kampus yang ada dibenakku luntur semua ketika memasuki sendiri namanya Universitas sebenarnya. Menjadi mahasiswa sah setelah melakukan orientasi kalau dikampusku menyebutnya Fortama (Forum Ta’aruf Mahasiswa) yang dilaksanakan selama dua hari Sabtu dan Minggu.
Lalu bagaimana ya merasakan manis dan pahitnya menjadi mahasiswa. Akan kubahas listnya berikut ini:


Dunia mahasiswa bukan seperti dunia kampus di FTV. Ini nih yang harus diluruskan kalau bikin FTV para sutradara yang terhormat aishhh. Jadi mahasiswa itu nggak sempat mikirin cinta-cintaan muluk woyyy pendidikan itu nomor satu. Kuliah itu berjibaku dengan tugas tiap hari ditambah organisasi dengan proker tiap hari, belum lagi kalau ada event atau gerakan kebaikan bisa-bisa bolos kuliah. Belum lagi kalau dianya nyari tambahan uang jajan kerja partime misalnya les privat dll. Susah bro penuh perjuangan berteteskan keringat. 

Boro-boro mikir pacaran tugas aja dikejar deadline tiap minggu. Apalagi menuju ruang misteri namanya skripsi bisa muter berapa kali tuh kepala mahasiswa. Menjadi mahasiswa seperti membawa beban tanggung jawab besar karena kita sudah melewati level siswa lalu ditambai dengan Maha-Siswa yang artinya kita harus menjadi manusia produktif pemikirannya tindakannya. Karena ditangan para mahasiswa banyak orang-orang bergantung agar negeri ini memiliki generasi pemimpin yang berani menegakkan keadilan (lagi demam ya ngomongnya bener). 

Salut deh buat temen-temen yang memilih kuliah sore, mereka memiliki semangat tinggi mencari ilmu. Mereka punya keinginan menambah khazanah pengetahuan disamping dipagi hari mereka harus bekerja untuk membiayai kuliahnya. Kuliah sore biasanya dimulai pukul 04:00 atau sehabis maghrib tergantung kebijakan kampus masing-masing. Bahkan anak sore pun tak mau kalah dengan anak pagi mereka juga aktif ikutan organisasi. 


Patuh Dosen. Ini nih nggak boleh dilanggar mahasiswa, peraturan pertama Dosen tidak pernah salah, jika Dosen melakukan kesalahan maka kembali ke peraturan pertama. Sepintar apapun kamu presentasi dikelas atau sedetail apapun jawaban kamu saat ujian, itu semua tidak menjamin nilai kamu bagus. Setiap dosen memiliki pertimbangan banyak memberikan nilai pada mahasiswa. Nilai ada ditangan dosen bukan semau jidatmu wkwkwk. Dosen adalah makhluk yang harus dituruti kemauannya oleh mahasiswa, dosen mendadak gak masuk  ngabarin lewat WA setelah semua mahasiswa nungguin 2 jam (sabar), dosen minta ganti hari lain saat dirinya ada kerjaan lain (Sabar), dosen datang telat (Sabar).  


Dunia skripsi. Huahhh berat ya dengarnya, ini ni yang disebut dosen “Kuliah 4 tahun yang sebenarnya itu ada di skripsi”. Benar nggak? Banyak dari teman-teman diluar sana sudah kuliah 7 semester 160 SKS pulak lah ketiban watu skripsi males ngerjakan, ya mana bisa dinyatakan lulus. Time ini lah mental, pikiran mahasiswa mulai diuji dan dipertanyakan hahahaha. Mata kuliah selama 160 sks harus dipertanggungjawabkan dalam wujud penelitian bagi masyarakat.
Kembali lagi pada rencana awal kita memilih untuk kuliah, membaca ilmu pengetahuan lebih luas. Berapa banyak tenaga harus dikeluarkan, berapa juta uang orangtuamu untuk membiayai keperluanmu kuliah, bagaimana perasaan orangtua, teman-temanmu yang ikut menyemangatin kamu. Semua itu perlu direnungkan lagi menjalan proses memang lebih mudah namun mempertahankan proses untuk mencapai garis finish perlu tancap gas brohh. 


Jadi mahasiswa itu berat, yuk berjuang sama-sama. Eaaa maksudnya cari ilmu bareng-bareng gitu biar bisa berkontribusi buat bangsa dan negara kita tercinta. Rutinitas tiap hari kuliah dari pagi, ikut ukm kalo gak gitu ada rapat organisasi, kadang cari sampingan dengan ikutan ngajar privat. Berat ya kalo dibayangin, udah nggak usah dibayangin jalanin aja. Itulah namanya proses mencari jati diri dan passion dan menempatkan masa depan agar cepet ketemu mimpinya. 

Jadi mahasiswa itu sering dikira orang pintar, padahal nggak semuanya juga. Ada yang kuliah niatnya ngisi waktu luang, maksudnya ya daripada nganggur dirumah mending kuliah aja. Kan kalo kuliah dapat uang saku (real kejadian). Kedua, kuliah ajang cari jodoh, pas jodohnya udah ketemu kelar deh nggak dilanjutin mata kuliahnya, eh ada ada juga yang ketemu jodoh waktu kuliah terus lulus bareng. Ketiga, serius ingin mengubah nasib diri, sudah sering viral disosmed mahasiswa lulusan ipk tertinggi membiayai kuliahnya dengan jualan donat. Semua dikembalikan pada prinsip masing-masing pribadi, oleh karena itu bergabung dan bergaul lah dengan mereka-mereka yang memberimu semangat positif agar kalian tetap ada lintasan yang benar. Relasi akan berdampak di kehidupan selanjutnya secara tidak disadari, maka menjadi manusia rendah hati dan tidak sombong itu number one.

Dunia mahasiswa itu menyenangkan jangan sia-siakan jika posisimu sekarang masih jadi warga negara Universitas dengan bukti memegang KTM (Kartu Tanda Mahasiswa). Banyak sekali teman-teman kita diluar sana ingin sekali merasakan atmosfer pembelajaran dikampus tapi mereka belum diberi kesempatan. Orang kuliah tidak boleh hanya berpedoman “aku ingin sukses” “aku ingin terkenal”. Mahasiswa belajar di universitas agar memiliki khazanah pengetahuan yang terintegrasi agar negri ini memiliki benteng yang kokoh dan mampu menghadapi serangan dari luar. 

Meskipun begitu bagi yang sudah sah menjadi mahasiswa jangan merasa congkak jika berhadapan dengan masyarakat dibawah kita lebih-lebih sampai meremehkan. Ingat azab itu ada. Dunia mahasiswa tidak pernah lepas dari keadaan sekitar yang biasa kita kenal dengan masyarakat. Nah lohh jangan keseringan jalan di Mall, cafe hits sekali-kali jalan-jalan ke masyarakat, ikut nimbrung apa yang mereka lakukan, apa yang mereka inginkan, apa saran dari mereka untuk kita semua dengan tidak bersifat menggurui. Meskipun mahasiswa bukan wakil rakyat sudah seharusnya mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat karena masalah negri ini bukan tugas pemerintah saja tapi termasuk tugas akademisi juga, kalian-kalian semua para Mahasiswa yang pemikiran dialektik. HIDUP MAHASISWA ALLAHU AKBAR. 


Jadi mahasiswa adalah pilihan. Jika diberi keuntungan menjadi mahasiswa syukur alhamdulillah jika belum berhusnudzan lah Allah punya jalan terbaik dibalik cerita kamu. Sumber pengetahuan tidak terbatas tidak hanya di dunia perkuliahan, hanya saja jalan manusia dalam menempuhnya itu berbeda-beda. Banyak juga cerita mengejutkan tanpa kuliah pun bisa sukses, sebagai contoh Menteri Kelautan dan Perikanan tamatan SMP saja. Ya begitulah namanya nasib tidak akan tahu datangnya darimana. Sama seperti mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi berharap-harap selesai dengan keajaiban hahahaha.



Dunia mahasiswa itu unik, asyik, bosenin, nganenin, namun ya itulah proses harus dijalani. Selagi masih diberi kesempatan do the best, do think, and do more. Proses tidak akan mengkhianati hasil, kata orang sih gitu. Semoga kata itu menjadi kata kalian, katamu dan next kata saya juga.

Good Luck

Wassalamualaikum


SDA, 14 Januari 2019

17 komentar:

  1. dunia skripsi wkwkwkwk. duh jadi inget dulu jaman2 nginep di lab demi bisa segera sidang sebelum lebaran. Alhamdulillah beneran kesampean bulan ramadhan jadi bulan berkah karena akhirnya sidang dan nilai A. Masyaallah, pulang ke rumah bisa bangga karena akhirnya lulus setelah 4 tahun berjuang menjadi mahasiswa. abis itu? traveling deh sampe dapet kerja kantoran wkwkwk.

    BalasHapus
  2. Namanya juga perguruan tinggi ada tri dharma ya mbak? ^^
    Pendidikan, penelitian, pengabdian.
    Semoga kampus2 Indonesia selalu berbenah

    BalasHapus
  3. Wow, jadi kangen dunia mahasiswa, masa-masa berkutat di lab dan perpustakaan, bergaul dengan buku-buku tebal dan download-an jurnal, hahaha.
    Setuju banget nih, jangan sia-siakan kesempatan menjadi mahasiswa. Gunakan utk melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

    BalasHapus
  4. Saya menghabiskan 1 tahun untuk menyelesaikan skripsi jadi lulus semester 10 hahahaha .. tapi GPP pengalaman karena hidup jadi mahasiswa itu gak selalu mulus

    BalasHapus
  5. Jadi ingat zaman jadi anak kuliahan dulu. Alhamdulillah, bisa menaklukkan dunia kampus meski bukan di jurusan yang saya inginkan.

    BalasHapus
  6. Dunia mahasiswa memang menyenangkan. Banyak pengalaman baru yang bisa untuk menambah wawasan dan kedewasaan.

    BalasHapus
  7. Jadi kangen ngampus lagi... ketemu dosen dengan berbagai karakter, jadi aktivis intra & ekstra kampus, ngurus KRS, ambil KHS, dapat nilai dari A - D, wkwkwk... semuanya ngangenin buat saya...

    BalasHapus
  8. Hihi...dunia mahasiswa...asikkk...tp udh kulewati 23 thn lalu. Pastinya bnyk suka duka juga perjuangan. Prosesnya pnjng dan berakhir dgn hal yang membahagiakan.

    BalasHapus
  9. Ingat ketika kuliah..lulus SMA kerja dulu,masuk kuliah udah punya anak usia 3thunan ..Alhamadulillah menyenangkan, bisa lulus dalam waktu 4 tahun.

    BalasHapus
  10. waah dunia mahasisw bener-bener menguras tenaga dan pikiran ya mbak ...

    BalasHapus
  11. Nah itu dia, dunia mahasiswa tergantung masing² orang ya qiqiii.
    Teman2ku banyak yg sempat cinta²an, sementara aku termasuk mahasiswi yg masih cuek bebek dgn para cowok saat itu. Yg kepikir cuma lulus, ikut kegiatan ekstra, lalu cari kerja. Horeee :)

    BalasHapus
  12. Pengalaman menjadi mahasiswa..banyak suka dukanya. Apalagi masa perjuangan di akhir kuliah. Jadi bersyukur dengan yg telah dilaluišŸ˜Š

    BalasHapus
  13. Wah, seru emang ya dunia mahasiswi itu. Saya pernah merasakan tantangannya walaupun mungkin tidak sama dengan yang lainnya. Saya kerja dulu, nikah, trus kuliah bareng misua. Lulu's bareng :) Tetap sih, sensasinya seru dan tak terlupakan :)

    BalasHapus
  14. Bener banget. Beda sama di FTV, cyiiin. Kuliah juga bajunya yg seenak udel. Di FTV malah pakai kaos singset2 gitu. Kalau di kenyataan yaaa disemprit dosen. Apalagi kalau kuliahnya ada asramanya seperti saya yg kuliah di bidang kesehatan. Wohoooo seragaman mulu

    BalasHapus
  15. Haii Mbak, aku udah pernah ngerasain nih 5 tahun yang lalu, hehehe..itu masih di permulaan..asik lagi nanti kalau udah thesis, boro boro mau pacaran lagi makan aja masih mikirn interview lah, ambil data lah, nyusun kata kata di thesis lah masih harus masih masuk kuliah juga. Duh, serrrru jadi kangen pingin kuliah lagi :D

    BalasHapus
  16. wkwkwk.. jadi inget jaman kuliah dulu. perjuangan banget buat selesaikan skripsi. sampai mau makan aja galau. duitnya buat makan atau beli komponen ya? maklum, dulu saya bikin alat.

    masuk S2, lebih santai, tapi kepala pusing, minus nambah karena mantengin laptop setiap hari dalam waktu yang lama banget. tidur juga nggak tenang. nggak tidur, programnya jalannya lama. wkwkwk..

    alhamdulillah semua sudah berlalu

    BalasHapus
  17. Aku jadi kangen masa-masa mahasiswa gara-gara baca ini nih. Alhamdulillah, zamanku jadi mahasiswa nggak spaneng wkwk.

    Termasuk mahasiswi bandel pada zamannya, suka bolos beberapa kali... tapi tetap aktif organisasi dan diminta mewakili kampus ikut beberapa event lomba. Berhubung waktu itu masih jahiliyah, sempet pacaran juga, wkwk. Alhamdulillah bisa lulus tepat waktu dengan nilai yang cukup memuaskan...

    Selamat menikmati masa-masa menyenangkan itu yaaa..

    BalasHapus