Tags

[recent]

Recent Post

3/recentposts

Definisi Baik

13 komentar

Manusia diciptakan Tuhan dengan beragam sifat. Namun manusia bebas melakukan tindakan sesuai hati dan pikirannya. Sifat bawaan manusia tidak selamanya akan melekat seperti amplop dan perangko, ada kalanya manusia mencoba sifat ekstrim yang mungkin menurutnya menantang. Lingkungan lah yang sebenarnya membawa sifat itu dalam kebiasaan sehari-harinya. Misal lingkungan tempat tinggal dia baik-baik saja dari sisi keluarganya selalu memenuhi kebutuhan kesehariannya lalu masyarakatnya isering bermain bersama teman-teman sebayanya, tiba-tiba ketahuan dia mencuri dompet temannya. Nah lohh anak yang dikira sifatnya baik ternyata mencuri, apa yang terjadi. Ada kemungkinan pernyataan dari sisi keluarga memenuhi kebutuhannya dalam hal keperluan makan, keperluan sekolah nah sedangkan untuk keperluan batin dan kesenangan dia sendiri orang tua tidak pernah memperhatikan. 

 sumber gambar pixabay.com

Hal ini menandakan keadaan orang disebut memiliki sifat baik beraneka ragamnya. Sifat manusia itu susah ditebak apalagi jika baru dikenal. Terkadang kita memerlukan insting dalam menilai seesorang, dan berlagak sok jadi paranormal menerka sifat orang. Disini penulis berusaha menjabarkan kriteria orang berdasarkan pengalamannya selama mencoba berada untuk beradaptasi dalam populasi berbeda.  

1.       Dari luar baik dan berhati mulia pula.
Waduh seperti malaikat saja ya sifat seperti ini, jujur belum menemukan tipe manusia seperti ini hehehe. Karena yang ku yakini sekarang adalah manusia itu sifatnya politik ketika memiliki keinginan yang akan diraihnya ia harus berkelakuan baik supaya orang yang akan dimintai tolong pun bersimpati baik juga. Keadaan seperti ini biasa terjadi diawal-awal pertemanan karena pada dasarnya pertama kali ya jelas lah saling saling berpositif thinking. 

Sekalipun ia dikatakan dari luar penampilan terlihat baik dan berhati baik juga misal, senang membantu teman yang butuh pertolongan. Tetap masih ada sisi dianggap tidak baik misalnya: ada teman dari luar penampilan ia cantik, rapi, perfeksionis, kata teman-teman sekitarnya ia pintar dan baik hati tapi satu yang nggak banyak yang suka dia individualis meskipun suka supel sama temannya. Meskipun begitu orang yang memiliki sifat baik dan rendah hati hanya kemungkinan kecil terbesit untuk saling menjatuhkan temannya, akan lebih senang bersaing sehat demi mencapai apa yang diinginkan. Orang dengan tipe seperti ini menghindari namanya ghibah jikalau memiliki masalah sesegera mungkin diselesaikan agar tidak menjadi bahan pikiran. Dia lebih mampu menjaga pikirannya tetap stabil yang diisi dengan hal-hal berfaedah. Berhati mulia bukan karena keruturunan melainkan dibiasakan berkumpul, bersenda gurau dengan manusia “baik”.



2.       Dari luar baik dalamya masyaallah pribadi tak terduga
“Diam-diam mengahanyutkan” peribahasa itu sangat cocok sepertinya. Hhuh agak sensi kalau membicarakan ini, karena banyak banget kejadian yang mengindiikasikan “negatif”. Manusia-manusia berjaket hitam bisa kusebut, karena pernah suatu kondisi bertemu dengan populasi baru alias teman-teman baru. Di awal-awal pertemanan masih terlihat baik-baik saja hingga pada titik anak baru ini harus mendapat berita miring yang ia dengar sendiri lewat perantara lain. padahal anak yang baru bergabung ini baru saja ingin membangun jalinan pertemanan yang baik, persepsi awal anggota yang terlibat didalamnya dari segi luar terlihat baik-baik saja tidak memiliki masalah dengan orang baru tersebut. tapi ternyata di balik penampilan yang terlihat baik-baik saja para anggota-anggota ini suka membicarakan tentang anak baru tersebut.

Hal itu jelas tidak salah,, ada beberapa kemungkingan: pertama, anak tersebut pernah berbuat kesalahan tanpa disengaja yang sebenarnya dia benar-benar tidak tahu kalau hal tersebut tidak boleh dilakukan namun tidak langsung diingatkan atau ditegor akhirnya menjadi bahan pembicaraan berujung gunjingan berkelanjutan. Kedua, dalam personil populasi tersebut memang berpikiran “kalau kamu tidak bersikap apa yang kami minta, siap-siap kamu jadi bahan pembicaraan”, artinya memang personil dalam populasi tersebut memiilki hobi kesamaan senang ghibahin personil yang tidak sepemikiran dengannya. Akhirnya populasi seperti ini susah menerima perubahan dari luar cenderung  bersikap menjauh dari anak baru tersebut. dan yang terjadi jika dalam suatu gerakan berdampak pada event yang diselenggarakan.

Kejadian seperti itu lebih sering terjadi dalam kelompok, clique, geng yang memiliki anggota lebih dari dua. Mencari atau menemukan orang baik itu susah jika hanya nampak kasat mata saja. Pandai-pandailah memilih pertemanan kadang teman yang terlihat baik pun ternyata bertindak busuk dibelakang kita. jangan tertipu penampilan ya meskipun ada kata fisrt impression



3.       Dari luar terlihat jelek dalamnya berhati baik
kerap kali banyak orang menilai hanya penampilan dari luarnya saja misalnya rambutnya gondrong panjang pula menakutkan apabila jalan di jalanan gelap dikira pembegal motor. Padahal belum tentu ia memiliki sifat jelek, namun tidak bisa dipungkiri penampilan menakutkan disandarkan pada orang-orang berperilaku jahat dan kejam macam penjahat. 

Pernah tidak melihat acara reality talkshow kick andy acara yang dibawakan Andy F Noya yang menghadirkan sosok laki –laki kekar dengan wajah menyeramakan Andy mengira produser mendatangkan preman di acaranya. Ternyata beliau memang memiliki raut muka menyeramkan, tanpa disangka hatinya begitu mulia beliau bisa mendirikan sekolah gratis di daerah tempat tinggalnya hanya dengan uang hasil kerjanya sebagai sopir bus antar kota. Konon penghasilan sopir bus tidak menentu begitu banyak tapi tidak bagi laki-laki beraut menyeramkan ia bisa menepis pandangan  miring orang untuk usahanya membantu pendidikan indonesia. 
Don’t judge from cover kalimat itu sering digaungkan ketika pertama kali bertemu dengan orang baru alias dalam Islam tidak boleh su’udzon. 



4.       Menjadi baik tergantung kondisi
kayak bunglon ya sifatnya hihihi. Menjadi manusia baik bukan karena ada apa-apanya tapi memang sebuah keharusan agar mudah diterima di masyarakat  multikultural. Pernah mendengar pernyataan bahwa orang baik itu identik jujur dan dapat dipercaya baik ketika menyampaikan pesan atau diamanahi suatu hal. Ketika seseorang memiliki pribadi kurang baik lalu berkumpul dengan populasi baik-baik otomatis ia akan terpengaruh menjadi baik meskipun tidak secara keseluruhan mempengaruhi dirinya misalnya, anak suka mencuri uang temannya ketika dia bertemu dengan suasana kelas yang berbeda dengan kondisi dirinya ia membaca kondisi mengikuti hawa kelas tersebut. yang tadinya ia bersikap suka mencuri ia mencoba menjadi baik dengan tidak mencuri ditempat baru tersebut. orang seperti ini pandai menebak kondisi dan situasi dimana dia akan beradaptasi, karena kewaspadaan adalah nomor satu dan yang terpenting. Ada suatu kondisi ketika berteman pada grup ini dia memiliki sifat A ketika berada grup itu bersifat B hal ini memunculkan rasa penasaran jika temannya ada di grup yang sama. Temannya bakal menyelidiki sifat anak ini dan membicarkaan sifat anak ini  ke grup lain yang anak baru itu juga bergabung. Keadaan seperti yang menimbulkan ghibah karena membicarakan kepribadian orang lain ujung-ujungnya bisa saling membenci. Ketika dihadapkan langsung dengan anak yang bersangkutan justru bersikap baik-baik saja seolah tidak ada masalah tapi dibelakang dirinya membenci atas perkataan orang lain.

manusia itu kodratnya baik dari Tuhan semesta alam dan yang menjadikannya tidak baik atau kurang baik ya manusia itu sendiri. Entah ketika berkumpul dengan teman-temannya, atau lingkungan tempat ia dibesarkan. Orang baik adalah orang yang bisa memposiskan dirinya dimana ia berada, orang yang  bisa mengerti lawan bicara dimanapun ia memulai percakapan.



Sidoarjo, 14 November 2018


Reactions
lylamanzila
Assalamua'alaikum Halo saya Alfimanzila Orang asli Sidoarjo Email: lylamanzila97@gmail.com

Related Posts

13 komentar

  1. kalau saya sih mandang baik atau buruk pakai kacamata agama sih mbak. biar standarnya jelas. jadi nggak mengeneralisir masalah juga. orang kan bisa baik, terus besoknya khilaf ya. jadi saya lihatnya baiknya aja.

    ini juga membantu sih. kalau nggak suka jadi seperlunya aja. nggak semuanya nggak disuka gitu

    BalasHapus
  2. Ya, nobody perfect ya. Ga ada yg full baik dan full jelek jg. Dan sebnrnya bukan tugas kita sih menilai kebaikan seseorang. Yg lbh penting adalah kita selalu berusaha berbuat pada org lain. Iyu aja udah cukup bikin sibuk 😀

    BalasHapus
  3. Manusia memang bukan mahluk sempurna baik itu secara fisik maupun sifat, pasti Allah punya maksud atas semua itu. Semoga kita yang paham akan hal ini bisa lebih berhati2 dalam bertindak agar sifat kita tidak termasuk salah satu diantaranya

    BalasHapus
  4. Saya bingung mau ngomen apa, karena ya memang begitulah adanya. Kalaupun harus menilai, saya lebih percaya kepada seperti yang diajarkan Syaidina Ali dan Umar ibn Khattab, bahwa kita bisa melihat kepribadian seseorang ketika kita sudah berurusan dengan uang, atau sudah bepergian jauh dengannya.

    BalasHapus
  5. Memang tidak ada manusia yang sempurna ya, Mbak. Pasti selalu ada kekurangannya. Termasuk kita. Tetapi kita semoga selalu berusaha menjadi manusia baik dalam pandangan Allah.

    BalasHapus
  6. Baik atau enggaknya kadang bergantung niat. Sikap orang memang kadang tak bisa kita tebak, karena tak ada yang benar-benar tahu apa isi hati seseorang. Menjadi baik pondasinya adalah agama menurut saya.

    BalasHapus
  7. Kalau ibarat pepatah "dalamnya lautan bisa diukur, dalamnya hati siapa tahu". Memang susah buat kita mendefinisikan baik. Mengikuti jalan yang lurus sesuai ajaran agamanya itu yang pasti tampaknya, Mba.

    BalasHapus

  8. Dalam hidup ini pasti kita banyak ketemu orang seperti dalam tulisan ini. Bukan hak kita juga untuk menilai seseorang berbuat baik dengan tulus atau tidak. Yang penting kita fokus aja sama diri sendiri, selalu berusaha tidak menyakiti hati orang dan menghindari berkomentar negatif di status orang.

    BalasHapus
  9. Pepatah Don't judge a book by its cover sepertinya cucok untuk artikel ini :)

    BalasHapus
  10. Wah, jadi inget perkataan seorang penulis bahwa di dunia ini adanya itu orang baik dan orang belum baik.
    Artinya, orang yg di mata kita buruk perangainya, masih terbuka kesempatan tuk perbaiki diri.
    Yang merasa sudah baik pun harus terus menularkan virus kebaikannya sembari menjaganya hati agar tidak tinggi.
    Itulah sebagian makna rahmatan lil alamin bagi saya :)

    BalasHapus
  11. Saya pernah dengar kajian online dari ustadz Syafiq Basalamah.
    Orang baik bisa dilihat dari akhlaknya (perilaku/perangainya).
    Meskipun ibadahnya taat, tetapi akhlaknya buruk, tetaplah ia dianggap buruk.
    Kalau ada seekor kucing saja sangat takut saat bertemu seseorang, artinya bisa jadi orang tersebut memiliki sesuatu yang kurang baik.
    Salah satu indikasi berakhlak baik biasanya sayang terhadap makhluk hidup/binatang di sekitarnya.

    BalasHapus
  12. Untuk mengetahui apakah orang itu baik memang paling mendasar terlihat dari bagaiamana dia memperlakukan orang di sekitarnya, amanah, dan yang pasti bermanfaat buat yang lain. Bisa jadi apa yang dilakukan belum sempurna, bukan berarti dia buruk juga.

    BalasHapus
  13. Menjadi baik itu memang baik mba. Setuju banget dengan di breakdown jadi 3 point. Banyak yg masuk pada kelompok di point 2 misalnya. Tapi saya yakini manusia pada dasarnya bersikap baik.

    BalasHapus

Posting Komentar