[recent]

Recent Post

3/recentposts

Jeruk Nipis : Si Kuning yang Bermanfaat Sebagai Bahan Pangan dan Lingkungan

Posting Komentar

 

Jumat kemarin aku berkesempatan mengikuti webinar yang membahas Ketahanan Pangan Berbasis Mangrove di Raja Ampat yang diadakan oleh Eco Blogger Squad yang berkolaborasi dengan The Asia Foundation. Hayo apa yang terbesit dalam fikiran kamu jika mendengar Raja Ampat? Indahnya lautan dan pulau didalamnya. Ternyata ada hal yang lebih concern kita perdulilan.

Hutan mangrove!! Tumbuhan yang memiliki fungsi menahan abrasi air laut, habibat mangrove sebagai tempat berlindung species laut unik, sebagai rumah bagi ekosistem biota endemik dibawahnya. Begitu banyak makhluk hidup bergantung pada mangrove.

Masyarakat pesisir juga menggantungkan hidup pada mangrove. Buah mangrove dapat dimanfaatkan menjadi tepung, sari buah mangrove dapat dijadikan dasar sirup minum Kesehatan kaya anti oksidan, mangrove juga diolah menjadi kue dan camilan untuk meningkatkan ekonomi kreatif.

Selaras dengan mangrove, didaerah tempat tinggalku ada pohon jeruk nipis, yang tumbuh tidak sengaja kemudian dirawat baik akhirnya berbuah sangat lebat. Jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) atau dikenal jeruk pecel diyakini berasal dari Kawasan Asia Selatan kemudian menyebar ke berbagai negara beriklim tropis dan subtropic melalui jalur perdagangan.

Jeruk nipis dikenla sebagai tanaman perdu atau pohon kecil yang memiliki cabang berduri dan daun berwarna hijau mengkilap. buahnya berbentuk bulat sedikit agak lonjong dengan kulit tipis berwarna hijau yang akan berubah kekuningan Ketika mencapai tingkat kematangan.

Jeruk nipis berfungsi menjaga lingkungan?

Jeruk nipis, buah yang sering kita temui berwarna hijau atau kekuningan menyimpan rasa kecut dan sering dijadikan pelengkap atau penyedap makanan seperti bakso, soto dll. Rupanya juga punya peran menjaga lingkungan sekitar.

Mengusir hama alami

Kulit dan potongan jeruk nipis dapat digunakan sebagai isektisida alami untuk mengusir nyamuk, semut, kutu, dan kecoa dari dalam rumah.

Menghilangkan bau tak sedap

Perasan atau kulit eruk nipis efektif menetralisir bau tidak sedap di area dapur, kulkas, atau tempat sampah.

Tanaman pelindung hijau

Sebagai bagian dari tanaman obat keluarga (TOGA), pohon jeruk nipis memperindah dan menyegarkan oksigen di pekarangan rumah.

Jeruk nipis berperan sebagai bahan pangan

Ini cerita pribadi penulis setelah kemarin memetik hasil panen dari satu pohon jeruk nipis. Masyaallah berjibun banyak buahnya. Bagaimana kalau punya kebun jeruk nipis, bisa suplai ke pasar tiap hari dong. alhamdulilah hasil panen jeruk nipis bisa kubagikan ke tetangga sekitar. Respon mereka senang sekali, kapan lagi dapat jeruk nipis gratis lebih, beli di pasar bisa Rp.1000/biji.

In this economy tidak semua rumah memiliki pohon jeruk nipis atau tidak semua orang mau merawat tumbuhan. Tapi saat ada pohon apapun yang berbuah, orang yang menyaksikan pasti ikut senang melihatnya, syukur ikutan menikmati hasil buahnya.

Sedikit cerita dari rumah nenek aku dulu. Punya pohon jeruk nipis, buahnya sangat lebat. Masyarakat diperbolehkan ambil secukupnya bila sudah izin. Beberapa hari kemudian pohon jeruk nipis mendadak layu. Usut punya usut ada omongan dari tetangga, orang yang mengambil jeruk nipis tanpa izin alias serakah.

Nah dari cerita diatas makhluk hidup pun ikut merasakan dan tidak menyukai perilaku manusia yang serakah. Mereka mengerti siapa yang tulus memetik hasil buah dan tidak.

Bisa diolah apa saja jeruk nipis?

Kondisi cuaca lagi panas-panasnya paling cocok minum lemon tea. Berhubung yang ready jeruk nipis bukan lemon, udah sama aja. Diiris atau diperas lalu dimasukkan dalam gelas teh, disajikan siang hari masyalllah nikmatnya.

Karena keenakan menikmati es lemon tea hampir tiap hari. Yang terjadi selanjutnya adalah radang tenggorokan, flu dan batuk. Jeruk nipis pun berfungsi sebagai penghangat tenggorokan. Hampir selama seminggu tiap pagi mengonsumsi jeruk nipis hangat tanpa gula. Alhamdulillah rasanya tenggorokan tidak tersumbat.  

Nggak hanya untuk minuman, jeruk nipis bisa juga untuk masakan. Penghilang bau amis pada ikan. Sesederhana itu ikan dibaluri jeruk nipis kemudian didiamkan sebentar, tidak ada lagi bau amis pada ikan.

Akhir-akhir ini pohon jeruk nipis mulai menipis hasi panennya. Ya karena puncak panen sudah beberapa minggu lalu. Eits jeruk nipis selesai berbuah masih ada pohon lain siap berbuah di halaman rumah orangtua. Memang ya orangtua zaman dahulu senang bertanam, senang merawat, karena kalau sudah berbuah nggak perlu repot beli ke pasar belanja.

Dihalaman rumah orangtuaku ada jeruk limau, belimbing, bidara, pisang, jambu, kelor, sereh, talas, daun pandan. Kata Ibu: selagi tanamannya mudah ditanam ya tanam. Sempat teman sekolah bilang “besok aku study banding dirumahmu saja, lengkap tumbuhannya”.

Orangtuaku bukan ahli pertanian, tapi memegang erat selagi ada tanah kosong sedikit saja, tanami tumbuhan yang menghasilkan.

 

 

lylamanzila
Assalamua'alaikum Halo saya Alfimanzila Orang asli Sidoarjo Email: lylamanzila97@gmail.com
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar